Menjaga Gizi, Merawat Amanah Allah

By: Andien Ariesta Putri

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

            Puji dan Syukur selalu terlimpah curahkan kepada illahi Robbi karena nikmat yang beribu-ribu telah ia berikan kepada kita semua.

            Shalawat dan salam senantiasa kita panjatkan kepada nabi tercinta, Nabi Muhammad saw. Yang menolong kita dari zaman kegelapan menuju zaman terang benderang.

Allah SWT menciptakan tubuh manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (QS. At-Tin: 4).

 

 Maka sudah seharusnya kita menjaga tubuh ini dengan asupan gizi yang baik agar tetap sehat dan mampu beribadah secara optimal. Islam mengajurkan pola makan keseimbang Dalam Al-Qur'an (QS. Al-A'raf: 31).


"Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan."

Ayat ini mengajarkan kita untuk makan secukupnya, tidak berlebihan, dan menjaga keseimbangan nutrisi.

 

Rasulullah SAW Mencontohkan Pola Makan Sehat Rasulullah SAW makan dengan porsi yang seimbang: sepertiga makanan, sepertiga air, dan sepertiga untuk udara (napas). Beliau juga memilih makanan yang bergizi seperti kurma, madu, susu, dan gandum.  Dampak Gizi Buruk pada Ibadah Kekurangan gizi bisa menyebabkan tubuh lemah, mudah sakit, dan sulit beribadah. Gizi yang buruk juga dapat mengganggu perkembangan anak secara fisik dan mental, yang akan berdampak pada masa depannya. Memberi Makan Adalah Amal Sholeh Memberi makan kepada yang lapar adalah bentuk sedekah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan, salah satu bentuk dakwah sosial adalah memperjuangkan akses terhadap makanan bergizi bagi masyarakat yang kurang mampu. Dalam ajaran Islam, panduan mengenai pola makan dan nutrisi memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan individu. Salah satu praktik utama adalah puasa selama bulan Ramadan, di mana umat Islam menahan diri dari makan dan minum sejak fajar hingga matahari terbenam. Puasa ini tidak hanya merupakan kewajiban spiritual, tetapi juga memberikan berbagai manfaat kesehatan, seperti detoksifikasi tubuh dan peningkatan pengendalian diri (amanda,2023).

Ajaran Islam memberikan panduan menyeluruh tentang cara hidup yang bertujuan menjaga dan mengembangkan potensi diri agar senantiasa berada dalam ridha Allah SWT. Salah satu aspek penting adalah menjaga akal agar tidak digunakan untuk perbuatan tercela, melainkan diarahkan pada kebaikan, seperti pelaksanaan salat. Dalam Surah Al-'Ankabut ayat 45, Allah SWT berfirman bahwa salat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar, karena salah merupakan bentuk zikir yang mengingatkan manusia kepada-Nya. Selain itu, memperbanyak zikir kepada Allah SWT juga berperan dalam menenangkan hati dan pikiran. Surah Ar-Ra'd ayat 28 menyatakan bahwa dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram, menunjukkan pentingnya zikir dalam menjaga kesehatan mental dan spiritual.Menjaga akal tidak hanya melalui ibadah ritual, tetapi juga melalui pola hidup fisik yang sesuai dengan syariat. Allah SWT memerintahkan umat-Nya untuk mengonsumsi makanan yang halal dan baik, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 168 dan Surah Al-Ma'idah ayat Makanan yang halal dan thayyib tidak hanya memenuhi aspek hukum, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental (rasyid,2020).

Dengan demikian, Islam mengajarkan bahwa menjaga akal dan kesehatan secara menyeluruh melibatkan kombinasi antara ibadah spiritual dan pola hidup sehat yang sesuai dengan tuntunan syariat.

           Dengan ini, marilah kita saling mendoakan untuk mendapatkan keberkahan dalam hidup kita sehari-hari. Semoga kita senantiasa diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi ujian hidup. Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

 

Referensi:

Amanda, N. D., Nurhidayah, T. M., & Ramadhani, T. Y. (2023). Menjaga Kesehatan Tubuh dalam Perspektif Islam. Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 2(5), 373-380.

Rasyid, M. H. (2020). MEMELIHARA AKAL DALAM MAQASIDU AL-SYARI'AH (Suatu Solusi Preventif Terhadap Kejahatan). Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan

Comments

Popular posts from this blog

ISI PIRINGKU: PANDUAN MAKAN SEHAT YANG GAUL, BERKAH, DAN PAS!

Menjaga Kehalalan dan Thayyib Makanan: Kunci Kesehatan dan Keberkahan

GIZI DAN IMAN: JANGAN CUMAN KENYANG, TAPI SEHAT DAN BERNILAI IBADAH